Jumat, 12 November 2010

TATA NAMA SENYAWA KIMIA

Nama ilmiah suatu unsur mempunyai asal-usul yang bermacam-macam. Ada yang didasarkan pada warna unsur seperti klorin (chloros = hijau), atau pada salah satu sifat dari unsur yang bersangkutan seperti fosfor (phosphorus = bercahaya) atau nama seorang ilmuwan yang sangat berjasa seperti einsteinium (untuk albert einstein). Untuk mencegah timbulnya perdebatan mengenai nama dan lambang unsur-unsur baru, Persatuan Kimia Murni dan Kimia Terapan (International Union Of Pure and Applied Chemistry = IUPAC) menetapkan aturan penamaan dan pemberian lambang untuk unsur-unsur temuan baru sebagai berikut.

1. Tatanama Senyawa Biner

Senyawa biner adalah senyawa yang hanya terbentuk dari dua macam unsur yang berbeda (terdiri atas unsur logam dan nonlogam).

a. Unsur yang berada di depan disebut sesuai dengan nama unsur tersebut.

b. Unsur yang berada di belakang disebut sesuai dengan nama unsure tersebut dengan menambahkan akhiran -ida.

c. Jumlah atom unsur disebut dengan menggunakan angka Latin (jika diperlukan).


Contoh :

NO : nitrogen monoksida

NO2 : nitrogen dioksida

AlCl : aluminium klorida

FeCl3 : besi(III) klorida

SnO : timah(II) oksida

Pada senyawa biner tersebut di atas, unsur logam sebagai kation (ion positif) dan unsur nonlogam sebagai anion (ion negatif).

Tabel 4.1 Beberapa Ion Positif (Kation)

Kation Bermuatan +1

Kation Bermuatan +2

Kation Bermuatan +3 & +4

Nama

Rumus

Nama

Rumus

Nama

Rumus

Na+

Natrium

Mg2+

Magnesium

Fe3+

Besi (III)

K+

Kalium

Ca2+

Kalsium

Cr3+

Cromium (III)

Ag+

Perak

Ba2+

Barium

Al3+

Alumunium

Li+

Litium

Fe2+

Besi (II)

Co3+

Kobalt (III)

Cu+

Tembaga (I)

Cu2+

Tembaga (II)

Ni3+

Nikel (III)

Au+

Emas (I)

Zn2+

Zink (seng)

Sn4+

Timah (IV)

Hg+

Raksa (I)

Pb2+

Timbal (II)

Pb4+

Timbal (IV)

Hg2+

Raksa (II)

Au4+

Emas (IV)

Sn2+

Timah (II)

Pt4+

Platina (IV)

Tabel beberapa Ion Negatif (Anion)

Lambang Ion

Muatan

Nama

F-

-1

Fluorida

Cl-

-1

Klorida

O2-

-2

Oksida

Br -

-1

Bromida

S2-

-2

Sulfida

N3-

-3

Nitrida

l-

-1

Iodi

Perhatikan beberapa contoh berikut.

BaCl2 : Barium klorida

AgBr : Perak(I) bromida

CuCl2 : Tembaga(II) klorida

2. Senyawa Biner Kedua-duanya Nonlogam

Senyawa biner kedua-duanya nonlogam merupakan senyawa yang tersusun atas molekul-molekul, bukan ion-ion. Penamaannya ditandai dengan awalan angka Yunani yang menyatakan jumlah atom nonlogam diakhiri dengan akhiran –ida. Awalan angka Yunani

Mono = 1 Heksa = 6

Di = 2 Hepta = 7

Tri = 3 Okta = 8

Tetra = 4 Nona = 9

Penta = 5 Deka = 10

Contoh:

CO : Karbon monoksida

CO2 : Karbon dioksida

N2O5 : Dinitrogen pentaoksida

PCl5 : Fosfor pentaklorida

SO3 : Belerang trioksida

3. Senyawa yang Tersusun Atas Ion-Ion Poliatom

Ion-ion dibedakan menjadi ion atom tunggal (ion monoatom) dan ion yang tersusun atas gabungan beberapa unsur yang disebut ion-ion poliatom. Cara pemberian nama senyawa yang tersusun atas kation dan anion poliatomik yaitu, nama logam kation diikuti nama anionnya. Khusus untuk logam golongan B disesuaikan dengan bilangan oksidasi unsur tersebut dalam senyawanya.

Contoh:

NH4Cl : amonium klorida

NaNO3 : natrium nitrat

MgSO4 : magnesium sulfat

KCN : kalium sianida

Zn(OH)2 : seng(II) hidroksida (pada senyawa ini, bilangan oksidasi seng = 2)

FeC2O4 : besi(II) oksalat (pada senyawa ini, bilangan oksidasi besi = 2)

Fe2(SO4)3 : besi(III) sulfat (pada senyawa ini, bilangan oksidasi besi = 3)

Rumus

Nama

Rumus

Nama

Rumus

Nama

NO3-

Nitrat

SO32-

Sulfit

PO3 3-

Fosfit

NO2-

Nitrit

SO42-

Sulfat

PO4 3-

Fosfat

CH3COO -

Asetat

CO32-

Karbonat

NH4+

Ammonium

ClO -

Hipoklorit

SIO32-

Silikat

MnO4-

Manganat

ClO2 -

Klorit

CrO42-

Cromat

AsO32-

Arsenit

ClO3-

Klorat

Cr2O7 2-

Dikromat

AsO42-

Arsenat

ClO4-

Perklorat

C2O4 2-

Oksalat

CN-

Sianida

OH-

Hidroksida

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian nama senyawa ion poliatomik sebagai berikut.

a. Kebanyakan ion poliatom bermuatan negatif kecuali ion ammonium (NH4-)

b. Hampir seluruh ion poliatom mengandung oksigen, kecuali CN- dan NH4 +. Untuk jumlah oksigen yang lebih sedikit diberi akhiran -it, dan untuk jumlah oksigen yang lebih banyak diberi akhiran -at. Contoh: SO3 2- diberi nama sulfit sedangkan SO4 2-diberi nama sulfat.

4. Tatanama Senyawa Asam

Asam adalah zat yang jika dilarutkan di dalam air akan terlarut dan terurai menghasilkan ion hidrogen (H+) dan ion negatif. Semua asam diawali dengan hidrogen kecuali asam organik dan air. Pada umumnya asam merupakan senyawa biner yang mengandung hidrogen, oksigen, dan unsure nonlogam. Semua asam dinamai dengan awalan asam yang diikuti nama ion negatifnya.

Beberapa Nama Asam

HF Asam fluorida

HCl Asam klorida

HBr Asam bromida

HI Asam iodida

H2SO4 Asam sulfat

HClO Asam hipoklorit

HClO2 Asam klorit

HClO3 Asam klorat

HClO4 Asam perklorat

HNO3 Asam nitrat

H2C2O4 Asam oksalat

H3PO3 Asam fosfit

H3PO4 Asam fosfat

H2CrO4 Asam kromat

H2CO3 Asam karbonat

5. Tatanama Senyawa Hidrat

Beberapa senyawa yang berwujud kristal mampu mengikat air dari udara atau bersifat higroskopis, sehingga kristal senyawa tersebut mengandung "air kristal". Senyawa yang mengandung air kristal disebut hidrat. Kristal hidrat tidak berair karena molekul air terkurung rapat dalam kristal senyawa.

Senyawa hidrat dinamai dengan menambahkan awalan angka Yunani yang menyatakan banyaknya air kristal hidrat di akhir nama senyawa tersebut.

Contoh:

CuSO4.5H2O : tembaga(II) sulfat pentahidrat

CaSO4.2H2O : kalsium sulfat dihidrat

Na2CO3.10H2O : natrium karbonat dekahidrat

Soal Latihan

1. Tuliskan nama senyawa-senyawa berikut.

a. CO f. PCl5

b. CO2 g. SCl6

c. SiCl4 h. SO2

d. Cl2O i. CBr4

e. Cl2O5 j. ClF3

2. Tuliskan rumus molekul senyawa yang mempunyai nama berikut.

a. Fosforus triklorida f. Karbon disulfida

b. Karbon tetraklorida g. Difosforus trioksida

c. Dinitrogen trioksida h. Diklorin heptaoksida

d. Silikon dioksida i. Sulfur trioksida

e. Diklorin trioksida j. Diarsen trioksida

3. Tuliskan nama dari senyawa-senyawa berikut ini.

b. Na2O f. ZnS

c. MgO g. SnCl2

d. Al2S3 h. Hg2Cl2

e. Ag2O i. K2Cr2O7

f. CuSO 4 j. KMnO4

4. Tuliskan rumus kimia senyawa yang mempunyai nama berikut.

a. Kalium nitrat f. Seng sulfida

b. Natrium sulfit g. Tembaga(I) klorat

c. Besi(II) oksida h. Tembaga(II) fosfat

d. Besi(III) oksida i. Aluminium karbonat

e. Perak klorida j. Emas(III) oksida

5. Tuliskan nama asam dengan rumus kimia sebagai berikut.

a. H2CO3 c. H2SO3 e. H2S

b. HCl d. H3PO3 f. CH3COOH

6. Tuliskan rumus kimia asam-asam berikut.

a. Asam sulfat c. Asam klorat e. Asam oksalat

b. Asam fosfat d. Asam perklorat f. Asam nitrit

1 komentar: